Menu Tutup

Pembentukan Karakter Mahasiswa Baru Melalui Industrial Visibility

Industrial Visibility 2019 merupakan acara pengenalan lingkungan kampus oleh anggota kepada mahasiswa baru Teknik Industri Unsoed yang dilakukan dalam bentuk rangkaian. Industrial Visibility-atau dapat disingkat sebagai Invis-merupakan acara wajib yang diadakan satu tahun sekali dalam setahun, di awal tahun ajaran. Untuk tahun ini, rangkaian dimulai pada hari Sabtu, 21 September 2019 dan acara terakhirnya yaitu malam keakraban pada hari Minggu, 13 Oktober 2019 bertempat di lingkungan FT. Tidak hanya panitia, acara ini juga ikut dimeriahkan oleh anggota Teknik Industri lain yang juga ingin mengenalkan lingkungan kampus ke mahasiswa baru.

Apel Pembukaan Industrial Visibility 2019

Pada hari pertama, acara dibuka dengan apel pembukaan dengan pesertanya adalah mahasiswa baru dan anggota Teknik Industri Unsoed. Pada saat itu hadir Ibu Rani Aulia Imran yang mewakilkan Ibu Maria sebagai Ketua Jurusan Teknik Industri. Dengan sambutan dari beliau, rangkaian invis secara resmi dimulai. Kemudian ke agenda selanjutnya yaitu makan bersama. Agenda makan bersama ini dilakukan setiap pagi dalam rangkaian invis. Tujuannya tentunya adalah agar mempererat hubungan mahasiswanya. Selain makan bersama, agenda rutin dari rangkaian invis di hari pertama maupun selanjutnya adalah diisi dengan materi-materi serta game. Untuk materinya ini bermacam-macam dengan pembicara yang berbeda pula, seperti materi kewirausahaan, patriotisme, public speaking, dan masih banyak lainnya.

Suasana Makan Bersama

Dengan adanya agenda ini diharapkan dapat mengenalkan ke mahasiswa baru apa saja hal yang perlu dipersiapkan dan akan dihadapi selama perkuliahan ini sebagai nilai tambah sebagai mahasiswa. Tidak pula untuk setiap sesinya, peserta diminta untuk angkat tangan dan berbicara entah itu mengenai ikut memberi saran, pendapat, atau merangkum materi yang telah disampaikan. Selain untuk melatih keberanian, hal ini agar memanfaatkan kesempatan berbicara dengan pemateri yang sudah didatangkan. Adapun di setiap selesai pemberian materi, diisi pula dengan game ice breaking. Harapannya agar peserta tetap fokus dan semangat mengikuti agenda-agenda lainnya. Selain ice breaking yang diadakan antara mahasiswa baru, ada pula game dengan panitia di akhir masa keakraban. Dengan ini ingin ditunjukkan kalua mahasiswa baru memang benar diterima sebagai anggota keluarga dari Teknik Industri Unsoed.

Pemberian Materi Patriotisme oleh Kevin Okta P (TI 16)

Untuk malam keakraban pada tanggal 12 dan 13 Oktober, kegiatannya sedikit berbeda. Invis diadakan di luar lingkungan kampus yaitu tepatnya di daerah Baturraden. Pembukaannya tetap sama, yaitu dengan apel pembukaan bersama seluruh peserta dan panitia di pagi hari. Kemudian dilanjutkan dengan foto angkatan di lapangan. Agenda ini bertujuan untuk memberi kenang-kenangan kepada mereka nantinya serta melatih kerjasama antara peserta dan panitia, bagaimana caranya agar tujuan foto dapat terlaksanakan sebagaimana mestinya. Untuk pemberian materi seperti biasa selalu diagendakan di hari pertama dan kedua malam keakraban. Agenda yang sedikit berbeda dari malam keakrab invis adalah adanya pentas seni (pensi) serta outbound. Pada pensi peserta melakukan peragaan busana dengan pakaiannya berasal dari koran bekas kemudian masing-masing kelompok yang tampil menjelaskan esensi dari peragaan tersebut. Pensi tahun ini berhubungan dengan agenda simulasi BKB, dimana mahasiswa baru diminta untuk melakukan negosiasi bagaimana cara mendapatkan alat dan bahan dari sebuah perusahaan tetapi perusahaan tersebut tetap merasa untung. Acara ini berlangsung meriah karena disaksikan oleh anggota yang hadir pada makrab. Untuk outboundnya sendiri terdiri dari beberapa pos pemberhentian. Dengan masing-masing pos diisikan dengan permainan yang berbeda dengan esensi yang berbeda pula. Masing-masing pos dipandu oleh anggota yang hadir.

Peragaan Busana dari Sampah

Agenda terakhir adalah penyematan dilantiknya peserta sebagai anggota sementara dari Teknik Industri Unsoed. Di sini, mahasiswa baru diberi kata-kata penyemangat dalam menghadapi perkuliahan ke depannya. Mereka juga diminta untuk berjanji agar dapat terus saling menghormati dan menjunjung tinggi almamater serta teman-teman mahasiwa lainnya. Karakter dan mindset mereka juga perlu diubah dari yang sebelumnya siswa SMA sekarang telah menjadi mahasiswa. Karena mahasiswa sesungguhnya adalah agen perubahan dalam mambawa bangsa yang lebih maju.

Mahasiswa Baru Teknik Industri 2019